Kejari Samarinda dan Tim Pakem Kota Samarinda Jaga Kondusifitas Umat Beragama

Samarinda- Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda menggelar rapat tim koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (PAKEM), Kota Samarinda, Senin(08/04/2019).

Kepala Seksi Intelijen, yang diwakilkan oleh Bapak Suhardi, S.H.,M.Hum, mengatakan koordinasi bersama Tim PAKEM Kota Samarinda ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi gejolak Isu SARA, khususnya yang menyangkut pautkan agama.

“Bahwa kewajiban kita bersama menangkal isu SARA diluar sana yang mengarah pada kepercayaaan atau agama, ” kata Suhardi.

Suhardi menuturkan kegiatan forum diskusi ini untuk duduk bersama mencari solusi bagaimana menciptakan kondisi keamanan lebih baik di Kota Samarinda.

“Pastinya harus saling menghormati umat beragama dan kepercayaannya,” sambung Suhardi

Karena itulah, lanjut Suhardi, pihaknya bersama instansi terkait mulai dari Kementerian Agama, KesbangPolinmas, Kodim 0901 Samarinda, Polres Kota Samarinda, Badan Intelijen Negara Kota Samarinda, Dinas Pendidikan Kota Samarinda dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda.

“Bersama semua elemen dapat menjaga dan mengantisipasi situasi ini,” imbuhnya.

Perlu diketahui Tim Koordinasi ini sesuai Peraturan Jaksa Agung R.I. Nomor:PER-019/A/JA/09/2015 tentang tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (PAKEM)

Adapun ketentuan umum Pasal I dalam Peraturan Jaksa Agung ini yang dimaksud yakni pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat adalah bagian dari pelaksanaan tugas dan kewenangan Kejaksaan di bidang ketertiban dan ketenteraman umum, untuk turut menyelenggarakan kegiatan pengawasan keagamaan yang dapat membahayakan masyarakat dan negara serta pencegahan penyalahgunaan dan atau penodaan agama.

Sedangkan Tim Pakem adalah tim gabungan yang melakukan koordinasi pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat . Pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat terhadap ajaran atau faham aliran kepercayaaan masyarakat atau keagamaan yang meresahkan masyarakat.

Karena diindikasikan menyimpang atau sesat dan atau menodai, menghina atau merendahkan satu aliran kepercayaan masyarakat suatu agama. Sehingga, dapat menimbulkan rasa kebencian, permusuhan dalam masyarakat serta dapat merusak atau mengganggu kerukunan umat beragama.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kejari Samarinda dan Tim Pakem Kota Samarinda Jaga Kondusifitas Umat Beragama"